Semangat kolaborasi dalam membangun budaya literasi dan pemberdayaan masyarakat ditunjukkan melalui penyelenggaraan Festival Literasi Tarpus Literaria di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Perpustakaan Taruna Pustaka (Perpus Tarpus) tersebut merupakan hasil sinergi antara Perpus Tarpus dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT), didukung oleh pemerintah desa serta berbagai mitra strategis.
Mengusung tema #TumbuhBer5ama, festival berlangsung sejak 1 Juli 2026 dan akan berakhir pada penghujung bulan Juli. Selama satu bulan penuh, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas hidup melalui pendekatan literasi yang inklusif.
Beragam program diselenggarakan dalam festival ini, di antaranya kelas pengembangan diri, kelas kesehatan, kelas pendampingan UMKM, kelas kreasi dan seni, kelas ecopreneurship, kelas ketahanan pangan, kelas sains dan teknologi, workshop literasi digital, lomba majalah dinding, ngaji literasi dan bedah buku, hingga kemah literasi.
Festival tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Peserta berasal dari kalangan pelajar, guru, kelompok tani, pelaku UMKM, lembaga kemasyarakatan desa, serta masyarakat umum. Pendekatan ini diharapkan mampu menjadikan literasi sebagai gerakan bersama yang tidak terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan.
Keberhasilan penyelenggaraan festival tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Selain Perpus Tarpus dan mahasiswa KKN UBT, kegiatan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Gunung Putih, Bunda Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan, serta para pegiat literasi dan tokoh masyarakat.
Puncak peringatan HUT ke-5 Perpus Tarpus digelar pada Sabtu (11/7) melalui kegiatan Kemah Literasi dan malam syukuran di Pendopo Desa Gunung Putih. Acara dihadiri perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan, Camat Tanjung Palas, Bunda Literasi, Kepala Desa Gunung Putih, mahasiswa KKN UBT, pegiat literasi, tokoh masyarakat, dan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Malam syukuran diisi dengan tausiyah bertema pentingnya thalabul ilmi atau menuntut ilmu yang dipadukan dengan penguatan kolaborasi pentahelix dalam membangun gerakan literasi di tengah masyarakat. Tausiyah disampaikan oleh Ustaz Slamet Wahyudi dan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan lima tahun Perpus Tarpus.
Pendiri Perpus Tarpus, Vickyko Romana Putra, mengatakan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan menjadi energi baru dalam penyelenggaraan festival tahun ini. Menurutnya, sinergi antara perpustakaan desa dan perguruan tinggi menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bekerja sama menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Mahasiswa KKN membawa semangat, gagasan, dan inovasi. Sementara Perpus Tarpus telah memiliki jaringan serta pengalaman menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini menghasilkan kegiatan yang lebih beragam dan menjangkau lebih banyak warga," ujarnya.
Ia menambahkan, perpustakaan desa saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca atau meminjam buku. Perpustakaan harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan pemberdayaan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bagi mahasiswa KKN, Festival Tarpus Literaria juga menjadi ruang pengabdian yang memberikan pengalaman langsung dalam mendampingi masyarakat. Tidak hanya menjalankan program kerja akademik, mahasiswa turut terlibat sebagai fasilitator kelas, panitia pelaksana, hingga pendamping berbagai kegiatan selama festival berlangsung.
Sejak berdiri pada 2021, Perpus Tarpus secara konsisten mengembangkan program-program literasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Festival Literasi Tarpus Literaria bahkan telah diselenggarakan secara rutin selama lima tahun berturut-turut, menjadikannya salah satu agenda literasi desa yang berkesinambungan di Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara.
Melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan, Perpus Tarpus berharap semakin banyak praktik baik yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Sinergi antara perpustakaan desa, perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.