Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk pertama kalinya melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Tahun 2026, yang digelar pada Rabu (4/3/2026) di Gedung Tenguyun, Kantor Bupati Bulungan, Tanjung Selor. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan mereka terhadap pembangunan daerah yang lebih ramah anak.
Dalam kegiatan tersebut, 2 putri asal Desa Gunung Putih turut serta dalam Musrenbang ini, yakni Suchika dari RT 001 dan Elza Zafira Albar dari RT 009. Keduanya hadir sebagai peserta untuk menyuarakan pandangan serta harapan anak-anak desa terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan pendidikan, fasilitas ramah anak, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Musrenbang Anak merupakan forum partisipatif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat secara langsung dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, berbagai isu penting dibahas, di antaranya mengenai anak putus sekolah, fasilitas ruang bermain yang aman, serta sistem pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Aspirasi yang disampaikan oleh para peserta diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih berpihak kepada anak.
Keikutsertaan Suchika dan Elza Icha dalam Musrenbang Anak ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Gunung Putih. Partisipasi keduanya menunjukkan bahwa anak-anak desa juga memiliki semangat dan kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerah serta masa depan generasi muda.
Melalui Musrenbang Anak perdana ini, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kabupaten Bulungan yang berani menyampaikan ide, aspirasi, dan harapan mereka sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif dan memperhatikan kepentingan anak sebagai generasi penerus bangsa.