Pemerintah Desa Gunung Putih telah menyelesaikan rangkaian pemilihan Ketua RW dan RT untuk periode 2026–2031 yang dilaksanakan secara bertahap selama Februari hingga Maret 2026. Pemilihan ini merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung secara musyawarah dan partisipatif di masing-masing wilayah, masyarakat Desa Gunung Putih telah menentukan para ketua RW dan RT yang akan menjalankan amanah selama lima tahun ke depan.
Berdasarkan hasil pemilihan tersebut, terdapat beberapa perubahan kepemimpinan baik di tingkat RW maupun RT. Untuk wilayah RW 003, kepemimpinan yang sebelumnya dijabat oleh Jamal kini dilanjutkan oleh Sunarso sebagai ketua RW yang baru. Sementara itu pada RW 004, Misman kembali dipercaya oleh masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinannya.
Di tingkat RT, beberapa wilayah juga mengalami pergantian kepemimpinan. Ketua RT baru yang terpilih antara lain Joko Suprayitno (RT 001), Sungguh Prajoko (RT 004), Suwanto (RT 005), Nurhadi (RT 006), Umi Solikha (RT 007), serta Sampurno (RT 015). Sementara itu sejumlah ketua RT lainnya kembali dipercaya masyarakat untuk melanjutkan masa jabatan pada periode berikutnya.
Adapun beberapa ketua RT yang kembali menjabat antara lain Iwan Gatot P., Mustakim, Abdul Rakhim, Achmad Yani, Miseri, Nurhayati, Sutomo, Sriyatun, Bambang Supendi, Misiadi, Nurul Huda, Imam Sumidi, dan Mujiono.
Pemerintah Desa Gunung Putih menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan tersebut sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan demokratis.
Dengan telah ditetapkannya ketua RW dan RT yang baru, diharapkan para pemimpin wilayah ini dapat menjalankan amanah dengan baik, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam pembangunan Desa Gunung Putih.
Pemilihan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kelembagaan masyarakat di tingkat lingkungan, sehingga koordinasi antara pemerintah desa dan warga dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung pembangunan desa ke depan.