Dalam rangka menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, PAUD Bina Kasih dan RA Nurudzulaam Desa Gunung Putih menggelar Karnaval Busana Kreatif dari Bahan Daur Ulang pada Jumat, 26 September 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh warna, diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta dukungan antusias dari para orang tua.
Anak-anak tampil percaya diri mengenakan kostum hasil karya bersama orang tua yang dibuat dari berbagai bahan daur ulang seperti kertas bekas, plastik, karung, botol air mineral, dan bahan nonorganik lainnya. Setiap kostum menunjukkan ide kreatif dan pesan lingkungan yang kuat, seperti ajakan mengurangi sampah, mencintai bumi, dan mendaur ulang barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Kepala PAUD Bina Kasih, Sri Widayah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kreativitas, keberanian tampil, serta kesadaran menjaga lingkungan kepada anak-anak sejak dini. “Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa barang bekas pun bisa menjadi sesuatu yang indah dan berguna jika kita kreatif,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan RA Nurudzulaam menambahkan bahwa kegiatan karnaval juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan anak usia dini di Desa Gunung Putih serta menumbuhkan semangat gotong royong antara sekolah, guru, dan orang tua.
Karnaval busana kreatif ini berlangsung dengan semarak. Anak-anak berparade mengelilingi lingkungan sekolah sambil menampilkan kostum unik mereka. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan apresiasi simbolis kepada peserta dengan kostum paling kreatif dan ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan mencintai lingkungan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian anak-anak sebagai generasi peduli bumi.