Kader Posyandu Bina Waluyo dari Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Cici Dina Miyati, meraih penghargaan sebagai Kader Posyandu dengan Inovasi Terbaik Bidang Kesehatan dalam Lomba Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2024.
Penghargaan diterima Cici atas inovasinya dalam mengembangkan program transformasi pendataan Posyandu berbasis digital. Cici menggandeng Pegiat Literasi Digital dari desa setempat bernama Vickyko Romana Putra.
Piagam penghargaan diberikan kepada Cici dalam Rembuk Desa Se Kalimantan Utara di Ruang Pertemuan RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan, Kamis (4/7).
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan pesan tentang peran penting Kader Posyandu dalam mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan di Kaltara. Gubernur turut mengapresiasi kontribusi yang diberikan Cici Dina, sekaligus mengajak semua pihak untuk terus mendukung inovasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
"Inovasi yang ditunjukkan Cici Dina bukan hanya menginspirasi, tetapi juga memberikan solusi konkret dalam peningkatan kinerja kader Posyandu di wilayahnya. Dedikasinya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas patut diapresiasi," kata Zainal.
Penghargaan Kader Posyandu Inovasi Terbaik Bidang Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh kader Posyandu untuk terus berinovasi dalam memberikan yang terbaik bagi kesehatan masyarakat.
“Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi dan mendorong lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi semua,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Cici Dina mengungkapkan rasa bahagia atas penghargaan yang diterima. Dia menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan seluruh Tim Posyandu Bina Waluyo dan masyarakat sekitar.
"Penghargaan ini adalah bukti bahwa upaya keras kita tidak sia-sia. Mari kita terus bekerja sama untuk kesehatan yang lebih baik bagi generasi masa depan,” kata Cici.
“Terima kasih juga untuk Perpustakaan Taruna Pustaka (Perpus Tarpus) yang dikelola Vickyko Romana Putra sebagai pusat pembelajaran literasi digital di desa, karena telah membantu kami membuat aplikasi pendataan posyandu," ujarnya melanjutkan.