Para penipuan tidak putus akal untuk mengelabui orang dan memanfaatkannya. Kali ini nama Kapolsek Tanjung Palas yang baru saja bertugas di Kecamatan Tanjung Palas IPDA Miksen Daud, dicatut dalam sebuah nomor WhatsApp (WA) dengan dalih menanyakan calon korban apakah memiliki saldo di ATM, karena ia ingin minta bantuan untuk mencairkan dananya.
Aksi penipuan ini menggunakan nomor 082210829378 dengan mencantumkan foto Kapolsek Tanjung Palas menggunakan pakaian Polri. Dimana pelaku sempat menelfon Kepala Desa, Perangkat Desa, Staf Kecamatan bahkan warga masyarakat agen BRI Link. Gelagat pelaku mulai dicurigai oleh Vickyko, salah satu staf desa yang notabene sebagai pegiat literasi digital yang juga sempat ditelfon pelaku. "Masa iya kapolsek mau pinjem duit, buru-buru pula minta tolongnya. Pasti ada yang nggak beres," ujar Vickyko.

Akhirnya setelah dikonfirmasi ke anggota Polsek Tanjung Palas benar saja bahwa nomor tersebut bukan nomor Kapolsek yang asli. Perihal ini kemudian diusut dan didapati pelaku disangkakan dari wilayah Bogor Jawa Barat hasil tracking dari pihak kepolisian.
"Melalui media apapun, baik WA, FB, IG atau lain sebagainya, kita ingatkan lagi kepada masyarakat agar jangan gampang percaya jika ada informasi yang masuk mengatasnamakan pejabat dan atau orang kainnya," pungkas Vickyko.